Pertemuan 7 (Dinamika Pelaksanaan Undang-Undang Dasar 1945)

MASA AWAL KEMERDEKAN, BANGSA INDONESIA MENGALAMI BERBAGAI MACAM GANGGUAN. KOLONIALISME BELANDA BERUPAYA BERKUASA DENGAN MEMBONCENG TENTARA SEKUTU.     TERJADI JUGA BERMACAM PEMBERONTAKAN YANG BERSUMBER PADA PERTENTANGAN IDEOLOGI YANG INGIN MENAMPILKAN IDEOLOGI LAIN.
SISTEM PEMERINTAHAN BELUM DAPAT DILAKSANAKAN, SEGALA KEKUASAAN DIJALANKAN OLEH PRESIDEN DENGAN DALIL UNTUK MENANGKAL ANCAMAN, GANGGUAN, HAMBATAN DAN TANTANGAN.
TERJADI PERKEMBANGAN KETATANEGARAAN, ATAS DASAR MAKLUMAT WAKIL PRESIDEN No. X, TANGGAL 16 OKTOBER 1945, KOMITE NASIONAL INDONESIA PUSAT (KNIP) BERUBAH FUNGSI DARI PEMBANTU PRESIDEN MENJADI BADAN YANG DISERAHI KEKUASAAN LEGISLATIF DAN IKUT MENETAPKAN GBHN.  TANGGAL 14 NOPEMBER 1945, KELUAR MAKLUMAT PEMERINTAH TENTANG PERUBAHAN SISTEM PEMERINTAHAN DARI KABINET PRESIDENSIAL MENJADI SISTEM KABINET PARLEMENTER, HAL INI BERDASARKAN USUL BADAN PEKERJA-KNIP.  KEKUASAN PEMERINTAH (EKSEKUTIF) DIPEGANG OLEH PERDANA MENTERI SEBAGAI PIMPINAN KABINET.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s